Ayo Meriahkan Pentas Duta Seni, 8 Maret di TMII

Ayo Meriahkan Pentas Duta Seni, 8 Maret di TMII

Kadang Temanggung – Jakarta : Para Kadang Temanggungan yang berbahagia,‬ ‪pada hari Jum’at tanggal 6 februari yang lalu beberapa pejabat dari Dinas Kebuidayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung ,  pihak promosi Propinsi Jawa Tengah TMII dan kami dari FIKT mengadakan kordinasi awal persiapan gelar budaya pentas seni Kabupaten Temanggung.‬
‪Pentas Seni akan diselenggarakan tanggal 8 Maret 2015 di Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, judul yang pentas seni akan berjudul ” Dhangir Sata” ( Sata = mbako, agar tidak rancu dengan soto=makanan).‬
‪Keinginan Pemda Kabupaten Temanggung acara ini juga akan dimanfaatkan untuk sarana Promosi Kabupaten Temanggung, sehingga akan melibatkan juga beberapa SKPD yang terkait.‬
‪Dengan demikian acara tersebut diharapkan tidak hanya dihadiri oleh sebagian besar masyarakat yang telah mengenal Temanggung seperti halnya kita semua, tetapi diharapkan dapat  dihadiri oleh masyarakat yang lebih luas.

Pihak TMII menaruh harapan besar ke pihak Kabupaten Temanggung dan masyarakatnya sebagai pembuka acara routine bergiliran antar Pemda se Jawa Tengah, mengingat selama ini acara yang diselenggarakan Kabupaten Temanggung di TMII selalu meriah penuh antusiasme dari masyarakat  pengunjung, tentunya tidak lepas dari  para kadang Temanggung di rantau yang selalu kangen dan memberi perhatian terhadap kampung halaman.‬
‪Harapan yang besar tadi semestinya menjadi tantangan bagi kita semua untuk dapat memberikan kontribusi semaksimal mungkin sehingga tetap dapat memberikan nama baik.

FIKT seperti halnya panjenengan semua pasti menyambut positif kegiatan yang mempunyai tujuan demi peningkatan dan kemajuan Temanggung, sehingga FIKT akan berupaya semaksimal mungkin menyukseskan acara tersebut termasuk melibatkan komunitas/kelompok masyarakat berdasarkan ke-Temanggungan yang ada, termasuk keinginan agar pecinta fotografi Temanggung dapat andil menampilkan wajah Temanggung melalui karya-karya foto.‬

Juga ada keinginan agar keberadaan kelompok/komunitas yang ada dapat lebih menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai kegiatan-kegiatannya.‬

Demikian sekilas mengenai persiapan gelar budaya yang akan diselenggarakan tqnggal 8 Maret oleh Kabupaten Temanggung dengan judul ” Dhangir Sata”,‬

Salam Guyub, hery ( FIKT)

2 Rumah di Kranggan Kena Longsor

2 Rumah di Kranggan Kena Longsor

longsor-rusak-dua-rumah-warga-di-temanggungKadang Temanggung – Temanggung : Sebuah tebing setinggi 10 meter di Dusun Kedawung, Desa Karangwuni, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, longsor mengakibatkan dua rumah rusak.

Kepala Desa Karangwuni, Kecamatan Kranggan, Ibnu Suboyo, di Temanggung,mengatakan longsor yang terjadi pada Sabtu 31 Januari  petang tersebut mengakibatkan rumah Siti Amirah dan Sucipto rusak.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun teras rumah Siti Amirah rusak karena di bagian bawahnya longsor menimpa dapur rumah Sucipto.

Ia menuturkan longsor terjadi setelah hujan deras sejak Sabtu siang. “Karena tanah labil dan tidak kuat menahan beban air maka tebing longsor,” katanya, Minggu (1/2/2015).

Ia mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap tanah longsor, terutama saat terjadi hujan deras.

Korban Sucipto menagatakan saat terjadi longsor sedang berada di dalam rumah bersama anaknya Wati.

“Saya kaget, saya kira petir menyambar pohon, ternyata teras rumah Bu Siti ambrol dan dapur rumah saya terkena longsor,” katanya.

Saat ini warga dibantu sejumlah anggota TNI/ Polri sedang kerja bakti membersihkan longsoran.

sumber : okezone

Selamatkan Temanggung di Game Online

Selamatkan Temanggung di Game Online

game online temanggung

Kadang Temanggung – Jakarta : Pengembang game mobile asal Tanah Air terus menelurkan berbagai karya menjanjikan. Potensi yang dimiliki karya ini bisa setara dengan game lain besutan developer terkemuka yang pastinya berada di luar negeri.

Salah satu pengembang game lokal, RR Mobile, merilis satu yang game juga mempromosikan satu kota di Jawa Tengah, Temanggung dengan judul Run icon Run #visitTMG.

Run icon Run #visitTMG pada dasarnya menggunakan konsep endless run dari atas ke bawah layar. Game ini mengajak pemain untuk menggunakan satu dari empat karakter, Cman, Lex, Bacco, dan Qpunk yang mewakili kota Temanggung. Pemain akan diminta untuk menjaga kota Temanggung dari invasi pasukan Dr. Foxy.

Kontrol untuk setiap karakter memanfaatkan sensor gadget. Pemain cukup memiringkan ponsel ke kiri dan ke kanan, secara otomatis pergerakkan karakter akan menyesuaikan posisi ponsel. Dibanderol gratis, game ini bisa segera Anda akses melalui Google Play Store.

Sumber : Metrotvnews

Jarum di Tumpukan Jerami itupun Bisa Ditemukan

Jarum di Tumpukan Jerami itupun Bisa Ditemukan

Love Hands Wallpapers 10Jakarta – Kadang Temanggungan : Senin, 24 Nopember 2015 pukul 09:48 pagi, masuk sebuah email seseorang – Suryokoco Suryoputro. Tidak saya mengerti email apa gerangan.

Namun saat terbaca – A new comment on the post “MCC 1 Merajut Cita Cita” is waiting for your approval…spontan yakin – ini terkait Kadang Temanggung….Sekejap, terkumpul puluhan wajah berseri tersenyum ikhlas jauh dari pamrih dalam jabat erat silaturahim di kampong halaman tercinta di tanah leluhur – acara tahunan Kadang Peduli 22-23 Nopember 2014, lalu, menjadi sesak rasa karena absen saya tidak bisa ikut.

“…ada masuk komen di web kadangtemanggunan ….”. Dengan mata ringan, saya telusuri kalimat demi kalimat.

Semakin jauh ternyata semakin menebar, terburai kembali jejak sejarah silam – saat mulai melayarkan bahtera kehidupan – didampingi Mualim I, istri tercinta. Lalu terlamun empat wajah saudara baru tanah perantauan Sukabumi bumi periangan – awal sawah ladang saya tahun 1988 – Pak Slamet, bu Ipah, dik Dida, dan dik Asty.

Namun pagi itu mendadak terjaga, ketika hp berputar-putar tanda seseorang ingin bicara. Bersyukur, Mas Eli Mantofani, memperjelas bahwa saya sedang dicari-cari Mas Suryokoco untuk hal sangat penting – seseorang sedang mencari keluarganya yg hilang.

Saya lebarkan kelopak demi untaian kalimat sangat mengharukan berjajar memenuhi layar monitor. Rupanya sekian lama mereka mencari dan merindukan kami. Tak kurang semangat, ditahun 2010 silam kami secara khusus bertandang ingin menyambung ikatan hati dan perasaan. Namun saat pintu terbuka dan mendengar penjelasan seseorang yang menerima kami – jelas sudah – kami hilang jejak…rumah telah dijual.

Berbekal seikat petunjuk dari para tetangga sekitar, tak patah arang kami terus mencari. Semua Ketua RT dimana lokasi disebut, kami hampiri dan kami mintai arah – namun semakin jelas – kami hilang jejak. Sejak pagi hingga menjelang ashar dan tak lagi ada harapan kepada siapa harus bertanya, perjalanan merajut kain persahabatan – berhenti, kami lipat kain, lalu shalat ashar di mushola pinggiran sawah.

Sesaat kemudian, kami kembali ke Jakarta.

Allah Maha Besar, Maha Mengetahui, ternyata Dia percayakan kepada jari-jari emas Mas Suryokoco Suryoputro, dengan air keikhlasannya – beliau tautkan kembali ikatan bathin saya dengan putri mereka – Asty – yg kini telah berputra dua dari pertemuan terakhirnya ketika ia masih kelas 5 Sekolah Dasar .

Pagi ini, Rabu 26 Nopember 2014, setelah 25 tahun lamanya berpisah – istri saya dapat bersambung kasih via tilpun dengan bu Ipah – ibunda Asty. Darinya kami baru tahu jika Pak Slamet suami tercintanya telah berpulang beberapa waktu lalu, mungkin ditahun kami tidak berhasil menemukan rumah tinggal mereka….

Perjalanan panjang Asty mencari saudara yg terpisah tidak sia-sia. Setelah suratan hatinya diterima masuk dan terpandu dalam website kekadangan kita, “Jarum itupun ia temukan kembali dalam tumpukkan jerami di Way Seputih, Lampung, Sumatra….”.

Tak ada kata lebih tepat kecuali beribu terima kasih kepada Mas Suryokoco dan Para Sahabat pendiri website Kadangtemanggung.

Salam teramat hangat.

Keluarga Niti Arjuno Riyanto

( Niti . Binti . Bela . Iza )

Terimakasih Untuk KP 2014

Terimakasih Untuk KP 2014

foto bersama bupatiKita semua selalu punya hati dan semangat untuk Temanggung yang lebih bermartabat….

.

Para Kadang Temanggungan minulya,

Alhamdulillah, rangkaian kegiatan “Kadang Peduli” telah kita selesaikan sejak 21 hingga 23 November yang lalu.

Saya telah membuktikan dan merasakan bahwa kita memang selalu punya hati untuk Temanggung.

Pertama saya sampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada para Kadang Temanggungan baik personal maupun yang tergabung komunitas, yang telah mendukung dari sisi apapun hingga sumber daya untuk melaksanakan kegiatan ini dapat dilangsungkan, dan dengan kecintaan yang luar biasa kepada kampung halaman, “kersa rawuh” pulang kampung ke Temanggung.

Kedua, kepada seluruh anggota Dewan Pakar FIKT yang hampir seluruhnya dapat hadir dan terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan di Temanggung : Prof. Djumali, Prof.Nana, Dr. Bambang Indri, Dr.Kartika, dr.Rina,mas Topo, mbak Nunik, mbak Niniek, Mbak Maya, saya merasa bangga dan terharu, panjenengan semua memang sosok-sosok teladan untuk Temanggung.

Ketiga, kepada seluruh Panitia Pelaksana yang telah menunaikan tugas dengan baik, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, saya menyadari tidak mudah menggalang sumber daya dan menyatukan energy dalam ikatan yang harmonis.

Keempat ucapan terimakasih kepada para sesepuh dan penasehat FIKT yang dapat hadir langsung dalam kegiatan di Temanggung : Yang Yut, Bapak Haryono, mas Punto, Mas Martono, maupun yang memberi dukungan dari jauh.

Selanjutnya kepada seluruh jajaran aparat pemerintah daerah Temanggung , bapak Bupati dan wakil Bupati, para Kepala Dinas yang terkait dengan kegiatan, Camat dan seluruh muspika Kecamatan Kedu, Kepala Desa Tegalsari dan seluruh perangkatnya,yang telah mendukung secara penuh rangkaian kegiatan , juga kepada seluruh masyarakat sekitar Pondok Pesantren Nida’ Al Quran, Paladan Tegalsari dengan kelompok keseniannya, sehingga kegiatan di tempat tersebut dapat berlangsung dengan lancar dan meriah.

Secara khusus terimakasih kepada bapak KH. Hasyim Affandi , yang telah menyediakan tempat bagi pelatihan maupun penyelenggaraan Puncak Acara “Kadang Peduli 2014”. tempat yang sangat layak melebihi harapan panitia pelaksana sendiri..

Dan dengan segala hormat terimakasih kepada seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

“ Kadang Peduli” ini dapat dikatakan sebagai model pengelolaan kegiatan berlandaskan ketulusan hati, dimana kepentingan pribadi maupun kelompok dilepaskan, dan mengarahkan pada satu tujuan bersama yang Guyub dan Peduli bagi kampung halaman, dengan mencurahkan apa yang bisa disumbangkan baik dari para perantau, para pemangku pemerintahan maupun masyarakat setempat.

Masih terngiang lantunan lagu nasional dan puisi yang dibacakan Dr.Nana, semua di sampaikan dengan hati, sehingga mampu menggugah dan mengisi sisi nilai spiritual kita untuk selalu “ Guyub dan Peduli” untuk bangsa, Negara terutama kampung halaman kita Temanggung tercinta.

Sambil menunggu laporan Kegiatan yang segera disusun Panitia, mewakili pengurus FIKT saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila dalam penyelenggaraan kegiatan Kadang Peduli ini banyak hal yang menyebabkan ketidak nyamanan, tiada gading yang tak retak, namun saya meyakini kita semua selalu punya hati untuk berbuat lebih baik lagi.

Salam Guyub, hery ( mewakili Pengurus FIKT)