Spedagi – Sepeda Bambu Temanggung

Spedagi – Sepeda Bambu Temanggung

Spedagi (https://www.facebook.com/pages/Spedag…) came from ‘sepeda-pagi’ (cycling in the morning) a cycling activity with route around Kandangan and its surrounding villages. The difference between Spedagi and other bike tour is Spedagi is using bamboo bike and village tracks to attract external resources to come and stay with the villagers, and to help Village Revitalization projects. The presence of these external resources, especially skilled human resources, is helping to fill the village with new thinkers which is lost because of brain-drain from village to the city. In order to facilitate this activity, Spedagi collaborates with Froghouse to build home stays for the Spedagi participants and also to initiate Village Revitalization project from social and cultural aspect. Spedagi is initiated by Singgih S Kartono, founder of Magno ( www.magno-design.com ). At the moment, Spedagi is one of CV. Piranti Works’ CSR (Corporate Social Responsibility) activities. Piranti Works is the company that produces Magno.

sumber : youtube.com akun Singgih Susilo Kartono

Kuda Lumping – Satria Kuda

Kuda Lumping – Satria Kuda

Ritus religius Jawa adalah Selamatan. Berbagai cara dilakukan secara personal maupun komunal memohon keselamatan kepada Tuhan. Upaya ini sebenarnya lebih sebagai pendekatan kepada sang Pencipta.

Tumpeng adalah simbul alam semesta dibuat melambangkan manusia menyatu dengan bumi, baik jagat dunia kecil) cilik maupun jagad gede (dunia besar)

Kesatria adalah sikap dan perilaku prajurit dalam membela kebenaran serta ekadilan. Prajurit berkuda merupakanprajurit pilihan dalam hal kemampuan dan ketrampilan serta tanggungjawab.

Berbagai kelebihan prajurit berkuda tersebut menginspirasi garapan tari Satria Kuda, yang bersumber pada kesenian rakyat Kuda Lumping Temanggungan.

Video ini adalah pentas Tari Satria Kuda di Taman Mini Indonesia Indah Anjungan jawa Tengah dalam rangka Pentas Duta Seni Kabupaten Temanggung yang didukung oleh Forum Ikatan Kadang Temanggungan (FIKT)

Tari Gadis Tegawanuh

Tari Gadis Tegawanuh

Gadis Tegawanuh adalah Tari yang diciptakan oleh Didik Hadiprayitno, SST (dengan nama lahir Kwee Tjoen Lian, lalu Kwee Tjoen An) yang lebih dikenal sebagai Didik Nini Thowok yang lahir di Temanggung. Seorang penari, koreografer, komedian, pemain pantomim, penyanyi, dan pengajar.

Tari gadis Tegowanuh terinspirasi oleh proses pembuatan gerabah di desa Tegowanuh, yang dipadukan dengan caping Kerudhuk pada alat musik cengklungan.

Gadis Tehowanuh adlah tarian dengan ekspresi kegembiraan dan kebersamaan.

Video ini adalah pentas Tari Tegowanuh di Taman Mini Indonesia Indah Anjungan jawa Tengah dalam rangka Pentas Duta Seni Kabupaten Temanggung yang didukung oleh Forum Ikatan Kadang Temanggungan (FIKT)

Mubes FIKT

Mubes FIKT

Jakarta : Acara Musyawarah Besar FIKT, menetapkan menyetujui laporan pertanggungjawaban Kepengurusan 2010 -2014, tanpa catatan dan memilih ketua FIKT secara Aklamasi

Mas Budi Heriyanto ketua organsiasi LUMUT ( Lumbung Musik Temanggung) sebagai ketua FIKT untuk periode 2014 – 2018