Mudal Untuk Sentra Pemasaran Ikan Segar

Mudal Untuk Sentra Pemasaran Ikan Segar

ikansegarmudal005TAMANGGUNG (KRjogja.com) – Pemasaran ikan segar di kawasan Pikatan Desa Mudal mendapat respon positif Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung. Sebab selain bisa meningkatkan konsumsi ikan juga mendukung kepariwisataan di daerah itu.

” Kami apresiasi pemasaran ikan segar di Mudal yang dalam beberawa waktu terakhir terus berkembang, itu sangat bangus untuk pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Kepala Bidang Perikanan Disperikan Kabupaten Temanggung Muhammad Hadi, Minggu (22/3)

Dikemukakan pemasaran ikan di pinggir di sungai kecil itu bisa tumbuh menjadi pusat pemasaran ikan segar baru di daerah tersebut yang mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga, sekaligus pengembangan pariwisata. Di kawasan tersebut, terdapat objek wisata air Pikatan Water Park yang selalu dikunjungi banyak orang sehingga potensial untuk pemasaran.

Dia menyampaikan jenis ikan yang dipasarkan oleh sejumlah pedagang itu adalah ikan yang dibudidayakan masyarakat Temanggung, antara lain lele, nila, dan mas. Jenis ikan banyak dibutuhkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Temanggung.

“Adanya pemasaran ikan segar, memicu masyarakat untuk membudidaya, sebab kendala utama biasanya pada pemasaran,” katanya.

Dikatakan, masyarakat yang menginginkan masakan ikan bisa datang di kawasan objek wisata Pikatan. Disitu terdapat berbagai warung yang menyajikan masakan ikan. Dengan begitu para pengunjung Pikatan Water Park tidak hanya menikmati wisata air, tetapi juga kuliner dengan menu berbagai masakan ikan. (Osy)

700.000 Warga Temanggung Sudah Ikut BPJS

700.000 Warga Temanggung Sudah Ikut BPJS

KARTU-BPJSKadang Temangung – Temanggung : Sekitar 52% dari sekitar 700.000 penduduk Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, telah menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Setiap hari jumlah pendaftar peserta BPJS Kesehatan terus bertambah,” kata Kepala Layanan Operasional BPJS Kesehatan Kabupaten Temanggung, Nur Khusaini seperti dikutip Antara, Rabu (28/1/2015).

Ia menyebutkan dari total peserta BPJS Kesehatan tersebut, sekitar 15.000 hingga 16.000 orang di antaranya mereupakan peserta mandiri atau perorangan, sedangkan sisanya dari peserta Jamkesmas, Askes, dan badan usaha.

Ia menuturkan dari sejumlah peserta mandiri, kesadaran untuk membayar premi bulanan masih rendah, sekitar 30 hingga 40 persen yang aktif membayar setiap bulannya.

Menurut dia masyarakat mendaftar menjadi peserta BPJS ketika jatuh sakit. Begitu sudah sembuh mereka kemudian lupa untuk membayarkan premi bulanan.

Ia mengatakan kartu BPJS memang masih dapat digunakan meski peserta tidak membayar premi selama tiga bulan. Namun setelah enam bulan peserta tidak membayar, kartu tersebut otomatif nonaktif.

“Jika ingin mengaktifkannya kembali peserta harus membayarkan seluruh tunggakan,” katanya

Sumber : Solopos

Biogas Limbah Tahu, Menang Lomba Sanitasi Nasional

Biogas Limbah Tahu, Menang Lomba Sanitasi Nasional

biogas-temanggung-Anis-Efizudin-antaraKadang Temanggung – Temanggung : Kelompok Swadaya Masyarakat Tirta Guna di lingkungan Brojolan Barat Kelurahan Temanggung I Kabupaten Temanggung, yang berhasil mengelola biogas dari limbah industri tahu, menang lomba sanitasi tingkat nasional 2014.

Piagam penghargaan dan uang pembinaan atas kemenangan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi kepada KSM Tirta Guna seperti dikutip Antara, Kamis (29/1/2015).

Iarawan mengatakan sanitasi sangat penting bagi masyarakat. Melalui sanitasi yang baik, masyarakat akan sehat atau dapat meningkatkan taraf hidup.

“Kami terus melakukan peningkatan kesadaran sanitasi sehat di masyarakat,” katanya.

Pada 2014, ada delapan KSM dari 26 KSM di 23 desa/kelurahan yang tersebat di 10 kecamatan diikutkan dalam lomba sanitasi sehat tingkat kabupaten, dan satu KSM diikutkan dalam lomba sanitasi tingkat nasional.

Pada lomba tingkat kabupaten, KSM Beriman dari Coyudan Parakan Kauman Kecamatan Parakan menjadi juara I, kemudian KSM Lancar dari Manggong Ngadirejo juara II, dan KSM Al Barokah Sekrikil Parakan juara III.

Ia menuturkan tahun ini Temanggung menargetkanmendapat adipura kencana setelah beberapa tahun terakhir berhasil meraih adipura. Prestasi di bidang sanitasi ini menjadi pendorong peningkatan kualitas lingkungan hidup.

“Kami juga tingkatkan pengelolaan bank sampah dan perbaikan sanitasi yang masih kurang,” katanya.

Kabid Cipta Karya dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Temanggung, Dyah Sulistyowati mengatakan penilaian lomba sanitasi dilakukan pada Desember 2014 oleh Asosiasi KSM Sanitasi Seluruh Indonesia (Aksansi)

sumber : solopos

2 Rumah di Kranggan Kena Longsor

2 Rumah di Kranggan Kena Longsor

longsor-rusak-dua-rumah-warga-di-temanggungKadang Temanggung – Temanggung : Sebuah tebing setinggi 10 meter di Dusun Kedawung, Desa Karangwuni, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, longsor mengakibatkan dua rumah rusak.

Kepala Desa Karangwuni, Kecamatan Kranggan, Ibnu Suboyo, di Temanggung,mengatakan longsor yang terjadi pada Sabtu 31 Januari  petang tersebut mengakibatkan rumah Siti Amirah dan Sucipto rusak.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun teras rumah Siti Amirah rusak karena di bagian bawahnya longsor menimpa dapur rumah Sucipto.

Ia menuturkan longsor terjadi setelah hujan deras sejak Sabtu siang. “Karena tanah labil dan tidak kuat menahan beban air maka tebing longsor,” katanya, Minggu (1/2/2015).

Ia mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap tanah longsor, terutama saat terjadi hujan deras.

Korban Sucipto menagatakan saat terjadi longsor sedang berada di dalam rumah bersama anaknya Wati.

“Saya kaget, saya kira petir menyambar pohon, ternyata teras rumah Bu Siti ambrol dan dapur rumah saya terkena longsor,” katanya.

Saat ini warga dibantu sejumlah anggota TNI/ Polri sedang kerja bakti membersihkan longsoran.

sumber : okezone

BBRSBG Temanggung Berhasil memoles Kemandirian Tuna Grahita

BBRSBG Temanggung Berhasil memoles Kemandirian Tuna Grahita

Tim Redaksi Jurnalis Independen Sekolah mengadakan kunjungan ke BBRSBG Temanggung. BBRSBG merupakan tempat pembelajaran bagi mereka yang kurang beruntung.
Dari segi fisik mereka yang dianggap sedikit berbeda dengan kita, akan tetapi mereka justru lebih bersemangat dibanding dengan kita, mereka mempunyai rasa Kebersamaan yang sangat erat, mereka selalu tampak riang gembira.
Pada hari itu juga ada yang sedang berulang tahun yang ke-17, Syifa namanya, Syifa berasal dari Kalimantan. Semua Penghuni asrama putri turut berpartisipasi dalam acara ulang tahun tersebut. ada kue tart, nasi kuning dan snack yang dibuatkan untuk memeriahkan Ulang Tahun Syifa.Setelah itu, Berkunjung ke asrama putra. Di asrama putra, kami disambut baik. Dirasakan Kebahagiaan di mata mereka saat kami berkunjung disana dan saat itu kami meminta salah satu dari mereka untuk menyanyi.

Walaupun dengan malu-malu, tetapi mereka mempunyai keberanian untuk tampil didepan umum. Selain menyanyi, keahlian dari salah satu mereka adalah menari.
Tarian tersebut diberinama “Babydot”, Tarian tersebut diTampilkan saat acara Pembukaan “TEMANGGUNG FAIR 2014”. Hal yang kami rasakan saat berada di BBRSBG adalah kebersamaan yang mereka jalani dengan tawa bahagia.

 

Komunitas Parkour Fria Temanggung

Komunitas Parkour Fria Temanggung

Apa yang ada dibenak anda ketika mendengar kata “Kapuera” ? . Mungkin yang terlintas dibenak anda adalah semacam beladiri yang berasal dari Brazil.

Di Temanggung sendiri,  Komunitas Beladiri salah satunya Kapuera dengan nama ” Parkour Fria Temanggung”  atau sering disebut dengan DJONG ( D’Jumper of Parkour Temanggung) yang berdiri selama 4,5 tahun dengan 50 anggota.

Di Komunitas ini tidak hanya di ikuti oleh laki-laki saja, namun di komunitas ini terdapat 5 orang anggota wanita. Komunitas ini bertujuan untuk “Mengurangi generasi-generasi pecandu Narkoba dengan memanfaatkan waktu luang untuk latian”.

Komunitas ini diikuti oleh semua kalangan. Komunitas ini juga sering mengadakan pertemuan antar Komunitas Parkour. Perkumpulan ini sering disebut ” Jamrek Jateng”. Pada hari ini 7 Desember 2014, Wakil dari Parkour Fria yang kami temui di Taman Pengayoman berharap ” Pecandu Narkoba Berkurang dengan adanya Komunitas ini”. untuk mereka yang ingin bergabung bisa datang langsung pada saat latihan Hari Sabtu di Kowangan atau pada Hari Minggu di Taman Pengayoman, Temanggung. dan juga bisa lewat facebook yaitu Parkour Temanggung.

Reporter : JIS SMKN2TMG