Kae ana dhangir sata…..
Eli…yake…elo yake….
Mangkat dhangir bareng karo mas Bambang…
Bali dhangir kepethuk sing klambi abang…
…………………………………………………………………
026Sepenggal lagu rakyat Temanggung tersebut, mengingatkan pada semangat para petani tembakau dalam mengerjakan lahan tanamannya. Berbagai cara dikerjakan untuk menggapai suatu harapan agar mendapat hasil panen yang mendatangkan kegembiraan.
Semangat petani tembakau seakan mencambuk semua komponen yang merasa “menjadi wong manggung”, baik aparat pemerintah daerah, masyarakat, komunitas Temanggung di perantauan, maupun stake holder untuk bersinergi memajukan Temanggung, meskipun dengan berbagai tendensi dan kepentingan.
Pada pertunjukan di TMII Jakarta pada tanggal 8 Maret 2015 ini, Duta Seni Kab. Temanggung mengekspresikan dengan kesenian mayoritas Temanggung, yakni “Kuda Lumping”, yang menceritakan konflik antara Prabu Erlangga raja Kahuripan dari Pulau Jawa melawan calon Arang seorang dukun sakti dan jahat dari Pulau Bali. Pertarungan melibatkan prajurit berkuda dipimpin Empu Bharada, sehingga dapat memusnahkan musuh.
…………………………………………
Kolaborasi dua kesenian antara kuda lumping dan tari Bali ini enak ditonton, meskipun pada awal pertunjukan TMII diguyur hujan namun penonton tetap antosias untuk melihatnya. Kegiatan yang dimeriahkan oleh campur sari pimpinan Joni Sunarko, band “Wani Wirang” pimpinan Badi Heriyanto, kuliner/makanan dan jajanan khas temanggun, pameran foto temanggung, penjualan kaos khas manggung, yang dihadiri oleh ribuan masyarakat asal temanggung dari berbagai komunitas, seperti Paten, Papat, Pasrante, PTB, dll berjalan dengan lancar dan sukses. Para pejabat dari Pemda Temanggung Wabup, Sekda dan segenap jajaranya dari Temanggung dan perwakilan dari Prop. Jateng dan perwakilan dari PJT (Paguyuban Jawa Tengah) menyaksikan pertunjukan sampai paripurna kegiatan.
010Seganap panitia mengucapkan terima kasih kepada pihak Anjungan Jateng, Pemda Kab. Temanggung, Komunitas-komunitas perantau asal Temanggung, para seponsor, seluruh masyarakat penikmat kesenian Temanggung dll, yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini.
Tiada gading yang tak retak….apabila ada kekurangan, seluruh panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sampai jumpa pada pentas seni berikutnya… (widodo)

Video lengkap kunjungi : www.youtube.com/KadangTemanggung/

Kumpulan foto kunjungi : facebook