Kadang Temanggung :  Siswa SMK Dr Sutomo Temanggung membuat mesin perontok padi dan mesin penghancur, pemotong, pencacah, pengupas, penghalus serta pemipil (MP6) hasil pertanian.

Kedua mesin tersebut secara resmi diluncurkan Wakil Bupati Irawan Prasetyadi, di halaman sekolah, akhir pekan lalu. Kepala SMK Dr Sutomo, Asrofi, dalam laporannya pada peluncuran karya siswa jurusan teknik mesin tersebut mengatakan, para siswa mampu mengembangan mesin pertanian itu berkat bantuan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program†SMK berbasis†industri† dengan keunggulan wilayah.

’’Program itu dimanfaatkan para siswa jurusan teknik mesin di bawah arahan guru pembimbing untuk melakukan inovasi, sehingga berhasil membuat mesin perontok padi dan MP enam,’’jelasnya. Menurutnya, mesin perontok padi ditujukan untuk membantu petani dalam memanen padi, sehingga tidak perlu melakukan perontokan bulir padi secara manual.

Mesin tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan CV Nurida, sebagai pengontrol kualitas agar mesin teruji dan bisa berfungsi dengan baik. ’’Untuk mesin MPenam yang merupakan akronim dari penghancur, pemotong, pencacah, pengupas penghalus dan pemipil itu dikembangkan dengan sasaran petani, peternak, serta UKM guna membuat pakan ternak,’’ujarnya.

Diungkapkannya, SMK Dr Sutomo terus berupaya membuka peluang kerjasama dengan berbagai instansi ataupun perusahaan dalam pengembangan†mesinmesin pertanian, sehingga kompetensi para siswa semakin meningkat. ’’Dengan demikian, para siswa setelah lulus nanti, memiliki ketrampilan yang memadai dan siap terjun ke dunia kerja,’’terangnya.

Pelatihan Animasi

Asrofi menambahkan, selain meluncurkan mesin pertanian, lewat kerja sama dengan Forum Komunikasi Kadang Temanggungan, sekolahannya juga menggelar berbagai kegiatan. Seperti, kelas motivasi bagi siswa kelas XII semua jurusan, pelatihan animasi pengenalan software animasi, serta workshop digital recording.

Wakil Bupati Irawan Prasetyadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada SMK Dr Sutomo yang telah berhasil mengembangkan mesin perontok padi dan MP 6.

Keberadaan mesin perontok padi†itu†dinilai sangat bermanfaat† untuk membantu para petani dalam merontokkan padi, sehingga bisa dilakukan secara efektif dan efisien, dari sisi kecepatan dan biaya.

’’Mesin MP enam juga bermanfaat menunjang kelancaran mengolah hasil pertanian, seperti jagung dan produk pertanian lainnya, serta memotong rumput untuk pakan ternak,’’tuturnya. Wabup berharap, SMK Dr Sutomo terus melakukan inovasi baru guna mengembangkan peralatan teknologi tepat guna, utamanya mesin-mesin pertanian.

Dengan begitu, selain bermanfaat juga memacu kreativitas siswa, juga membantu pemkab dalam mendorong optimalisasi pembangunan sektor pertanian. ’’Atas nama pemkab saya menyambut positif inovasi para siswa jurusan teknik mesin SMK Dr Sutomo ini,’’tuturnya

sumber : suara merdeka